Kamis, 28 Januari 2016

Ubah Cara Anda Memulai Hari



Apakah hal pertama yang Anda lakukan saat Anda berada di meja kerja Anda? Memeriksa surel dan mendengarkan voicemail? Inilah cara yang paling buruk untuk memulai hari kerja Anda.

Alih-alih bekerja dalam sikap reaktif seperti ini dan memfokuskan pada prioritas orang lain, mulailah hari Anda dengan sesi perencanaan singkat mengenai hal-hal yang Anda harus selesaikan.

Saat Anda duduk, tanyakanlah pada diri sendiri: Hari ini sudah usai dan saya meninggalkan tempat kerja dengan perasaan puas karena sudah menyelesaikan sesuatu. Apakah yang sudah saya raih? Dengan memikirkan hal ini, Anda akan menemukan pekerjaan-pekerjaan penting dan memisahkannya dari pekerjaan yang mendesak tetapi tidak penting.


Tentukan fokusnya, dan uraikanlah pekerjaan ini menjadi beberapa tindakan dan tujuan yang lebih spesifik. Pikirkan mengenai bagaimana memprioritaskan daftar pekerjaan Anda dan mulailah hari Anda dengan melakukan pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkan energi mental paling besar.

Singkirkan Kebisingan yang Tak Perlu dalam Hidup Anda

Sebagian besar orang hidup dan bekerja dalam lingkungan yang riuh. Kondisi semacam ini bisa menurunkan kesehatan, konsentrasi dan kebahagiaan mereka. Saat keheningan menjadi makin langka dan makin berharga, kita akan makin bijak untuk bisa menemukannya dalam keseharian.

Berikut adalah sejumlah cara untuk bisa menciptakan keheningan yang Anda butuhkan di sela-sela kesibukan dan rutinitas sehari-hari yang tidak ada habisnya.

  • Matikan televisi dan radio: Kita cenderung mengisi keheningan dengan musik, program radio dan acara televisi tetapi pikiran kita membutuhkan keheningan dan ketenangan. Alih-alih mendengarkan podcast atau melakukan hal lain secara multitasking, cobalah mematikan perangkat-perangkat tadi dan biarkan pikiran Anda tenang.
  • Gunakan earplug daripada earbud: Alih-alih mengganti kebisingan dan suara yang tidak diinginkan dengan suara yang diinginkan, cobalah gunakan earplug atau headphone untuk menghambat kebisingan masuk ke telinga Anda. Meskipun musik pastinya memiliki manfaat tersendiri, riset menunjukkan bahwa musik sebetulnya bisa menurunkan kapasitas seseorang dalam mengingat informasi penting dalam otaknya. 
  • Tutup pintu: Kita sering menggunakan " kebijakan tutup pintu" bahkan saat kita harus berkonsentrasi dalam bekerja. Ada kondisi-kondisi yang membutuhkan kolaborasi tetapi kita juga seharusnya menyisihkan waktu untuk memfokuskan diri sepenuhnya pada pekerjaan.

ShopandBox Mudahkan Anda Titip Barang Idaman ke Rekan di LN



Ada sejumlah produk yang harganya lebih murah atau hanya tersedia di sejumlah negara. Masalahnya untuk mengimpor barang itu, beban biayanya cukup mahal sehingga meski jika ada diskon pun, tetap saja membuat anggaran belanja membengkak.

Sekarang layanan ShopandBox akan memecahkan masalah itu bagi Anda. Mereka yang suka berbelanja online bisa memberikan titipannya bagi teman atau kolega yang tinggal di luar negeri. Mereka ini kemudian diminta membelikan barang-barang yang diinginkan dan mengemasnya menjadi satu paket untuk kemudian dikirimkan ke alamat yang sudah diberikan.

Para pengguna ShopandBox pertama-tama bisa mengisi Wishlist mereka dengan memasukkan detil seperti pembuat, model, versi, ukuran, dsb. Barang-barang yang tersedia di Amazon itu kemudian bisa ditarik dan dimasukkan dalam Wishlist.

Sebagai gantinya, laman depannya mencakup sebagian produk yang paling banyak dipesan di situs itu, yang semuanya berasal dari pihak ketiga. Setelah memasukkan barang di keranjang virtual, para anggota dipasangkan dengan salah satu jaringan global Boxer Buddies yang kemudian akan mengatur pesanan. Pembeli bisa berkirim pesan ke temannya untuk memastikan detil pemesanan dan pembayarannya.


Setelah itu, Buddy/ rekan Anda akan mengurus semua barang dan mengemasnya jadi satu untuk dikirim. Anggota cukup membayar biaya pengiriman internasional untuk semua barang itu, untuk menghemat biaya. 

Proyek Smart Replicas Buat Pengunjung Leluasa Sentuh Benda Seni



Apa yang ditakutkan oleh orang tahu saat mengajak anak-anak mereka ke museum adalah saat anak-anak menyentuh benda-benda seni atau artefak langka yang dipajang. Di satu sisi, larangan untuk menyentuh benda-benda tersebut membuat interaksi tidak terjadi sehingga pameran akan menjadi kurang menarik bagi anak-anak yang penuh keingintahuan.

Tahu dengan masalah tersebut, desainer dan sejarawan Belanda Maaike Roozenburg menggagas Smart Replicas. Ia berharap bisa mengubah kondisi tadi dengan proyek Smart Replicas yang diusulkannya pertama kali. Dalam proyek akan digunakan AR atau augmented reality dan reproduksi cetak 3 dimensi dari berbagai benda museum yang amat berharga agar para pengunjung bisa memegangnya tanpa merasa takut akan merusaknya.

Menurut Roozenburg, larangan menyentuh benda di museum dan galeri seni membuat tujuan utama dan fungsi pameran menjadi tidak berjalan sebagaimana mestinya. Sebisa mungkin, justru pengunjung harus menyentuh benda itu agar tercipta hubungan.  Larangan tadi malah menjauhkan pengamat dari objek yang menarik perhatian.

"Itulah salah satu alasan mengapa saya menciptakan Smart Replicas dengan teknologi cetak 3 dimensi dan teknik keramik untuk secara akurat menciptakan tiruan benda bersejarah,"ujarnya.

Memilih mereproduksi barang-barang antik dari koleksi Museum Boijmans Van Beuningen di kota Rotterdam, Roozenburg menerima perizinan untuk memindai semua barang di sana dan menciptakan tiruan yang mirip menggunakan model 3 dimensi. Cetakan kemudian dicetak dari plastik dan digunakan untuk membuat replika.


Setelah replika berhasil diproduksi, ia akan dipamerkan ke pengunjung dan mereka diperbolehkan menyentuh sepanjang mereka kehendaki.

Cangkir Cerdas Ketahui Kebiasaan Minum Anda



Ide-ide segar berdatangan bahkan dari hal-hal yang sederhana sekalipun. Misalnya dalam aktivitas minum kita yang sehari-hari.

Kini Vessyl adalah wadah minum baru yang memiliki layar elektronik yang bisa mendeteksi cairan di dalamnya dan melacak konsumsi minuman si pengguna secara real time.

Gelas dengan kapasitas yang cukup banyak itu memiliki sensor-sensor yang bisa mengidentifikasi cairan yang diwadahinya, entah itu air putih, kopi atau jus oranye dan bahkan beberapa brand dalam sejumlah kasus. Saat wadah minum ini terisi penuh, isinya akan diterakan di sisi cangkir, bersamaan dengan informasi kalori yang membantu peminumnya memperhatikan beratnya.

Dan identifikasi instan, Vessyl bisa terhubung dengan smartphone pemilik untuk melacak konsumsi secara real time dan menciptakan riwayat asupan minum pengguna di semua metrics.

Pengguna bisa mengetahui jika mereka mengkonsumsi terlalu banyak kalori,  minum dengan cukup atau mencatat asupan kafein mereka agar tidak melebihi batas yang disarankan. 

Setiap cangkir Vessyl disertai dengan sebuah cawan bundar yang menggunakan pengecasan nirkabel untuk membuat perangkat tetap hidup.


Ingin menikmati kopi kesukaan di wadah unik ini? Cukup rogoh 99 dollar AS dari kocek Anda untuk memboyongnya ke rumah.

'Pankreas Buatan' Bantu Pasien Diabetes Tipe 1 Kendalikan Gula Darahnya



Sebuah perangkat lunak yang dibuat dengan menggunakan iPhone terbukti bisa efektif membantu pasien diabetes tipe 1 untuk mengendalikan gula darah mereka setiap saat.

Peneliti diabetes baru-baru ini mengembangkan dan menguji sebuah perangkat yang berfungsi memantau dan mengatur gula darah. Studi yang dipublikasikan di New England Journal of Medicine ini mengatakan peragkat tadi menunjukkan potensi untuk lolos dari uji awal.

Perangkat yang disebut "pankreas buatan" ini sudah dalam tahap pengembangan selama beberapa tahun. Versi terbarunya sebetulnya adalah ponsel iPhone 4S yang dimodifikasi untuk mengkomunikasikan pesan dengan perangkat pemantau glukosa, dua pompa dan cadangan insulin dan glukagon.


Pompa insulin yang ada yang digunakan oleh sepertiga penderita diabetes jenis 1 membantu mengatur insulin, hormon yang menurunkan tingkat gula darah. Namun, pompa seperti itu tidak bisa mengatur glukagon, hormon yang meningkatkan gula darah dan bekerja bersama dengan insulin untuk mengendalikan gula darah di kadar yang wajar.

Tips dan Trik Agar Lancar Bernegoisasi


Tak banyak orang yang mampu melakukan negoisasi saat berada dalam lingkungan bisnis, kerja ataupun orang lain. Beberapa kendalapun menjadi alasan mereka. Bagaimana cara melakukan negoisasi yang baik? Berikut tips negoisasi yang dibisa dilakukan:

Katakan yang Anda inginkan
Tahap pertama saat melakukan negoisasi adalah mengatakan apa yang Anda inginkan. Tunjukkan bahwa Anda yakin dengan yang dimiliki dan jangan malu-malu atau ragu saat menyampaikannya. Dengan ketegasan dan percaya diri, maka lawan bicara akan merasa yakin dengan Anda.

Mendengarkan
Saat melakukan negoisasi, jangan memotong pembicaraan dari lawan bicara. Dengarkan dengan seksama maksud yang mereka sampaikan setelah ia selesai barulah Anda coba untuk memberikan ide-ide yang ada dalam pikiran.

Persiapan diri
Saat Anda ingin melakukan negoisasi dengan seseorang, alangkah lebih baik jika Anda memiliki persiapan sejak jauh-jauh hari. Hal ini dilakukan agar pembicaraan berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan. Persiapan ini dapat membuat lawan bicara berpikir bahwa Anda adalah sosok yang memiliki persiapan dalam segala hal.


Kontrol diri
Saat melakukan negoisasi, sebisa mungkin coba untuk mengontrol diri baik dalam keadaan tegang ataupun tenang. Dengan hal ini, lawan bicara dapat menilai bahwa Anda orang yang tenang dalam menanggapi sebuah masalah.